This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 21 Maret 2011

John Lennon DIED

KISAH PEMBUNUHAN JOHN LENNON



New york,8desember 1980

John lennon baru saja melangkahkan kaki keluar dari limousine menuju apartemen dakota.sesaat sebelum masuk kegedung tersebut,Mark david Chapman,seorang fans john lennon dan the beatles memanggilnya”Mr.Lennon!”

John berbalik dan...DOR!!!

Lima peluru dimuntahkan dari revolver 38,yang satu meleset namun empat lainnya menembus punggung dan pundak john.dia tak langsung ambruk .dia sempat berjalan sebanyak enam langkah sambil berkata.”aku tertembak.aku tertembak!!”.

Kemudian john terjatuh dan bersimbah darah.

Pada hari itu juga seluruh dunia mengutuk chapman.


Kisah pembunuhan ini sebenarnya dimulai disuatu ketika chapman tiba di new york dari hawaii pada 6 desember 1980.chapman menginap di penginapan murah YMCA,kurang lebih sembilan blok jaraknya dari apartemen dakota,gedung yang ditempati john lennon.

Chapman mulai mondar-mandir disana.malamnya,dia naik taksi ke greenwich village.berdasarkan keterangan Mark snyder ,sang supir taksi,dalam perjalanan chapman membual bahwa dia baru saja menangani rekaman album baru john lennon dan paul mc cartney yang direkam pada hari itu,chapman juga memperkenalkan diri sebagai seorang teknisi suara.

Keesokan harinya,minggu,7 desember 1980,chapman kembali mondar-mandir didepan gedung apartemen dakota.lalu dia pindah ke hotel Sheraton Center.

Pada senin sore,8 desember 1980,sekali lagi chapman hilir mudik didepan apartemen dakota.kali ini dia bersama paul goresh,pemuja lennon sekaligus fotografer amatir asal north arlington,new jersey.dalam percakapannya dengan goresh,chapman mengatakan bahwa dia sudah tiga hari keluyuran disini dan berharap dapat menjumpai lennon dan meminta tanda tangannya.

Menurut goresh,pada sekitar pukul 17.00,john dan yoko keluar dari gedung itu untuk memenuhi jadwal rekaman di studio record plant.chapman lalu mendekati lennon sambil menyorongkan album baru double fantasy lennon menerimanya dan mencoretkan tandatangannya:”john lennon 1980”,diatas sampul album itu.goresh pun menjepretkan kameranya.

Chapman tampak berseri-seri.

“john lennon menandatangani album saya,”kata chapman kepada goresh.”tak seorang pun di hawaii akan percaya pada saya”.

Hingga dua jam kemudian ,kedua pemuja john lennon tersebut masih berdiri didepan apartemen dakota.goresh kemudian memutuskan untuk pulang.chapman berusaha menahannya.kata chapman,”john lennon akan segera kembali,kau bisa meminta tanda tangannya”.

Goresh menjawab bahwa dia akan minta tanda tangan lennon di lain hari.
“akan aku tunggu,”kata chapman.”kau takkan tahu kapan kau bisa menjumpainya lagi”.

John lennon bersama yoko ono merampungkan sebuah rekaman tunggal baru berjudul”walkin on thin ice”di studia record plant dan sempat berwawancara dengan RKO radio hingga pukul 22.30,menurut rencana ,rekaman tunggal baru ini akan dirilis pada awal tahun baru.lagu tersebut akan dinyanyikan oleh yoko dan john mengiringinya dengan gitar.

“kami mempunyai rencana makan malam sepulangnya dari studio ,”kata yoko dikemudian hari.”tapi sebagai gantinya kami memutuskan pulang”.
Kata-kata terakhir john pada desember 1980 adalah tentang keinginan melihat anaknya yang belum tidur,kata yoko

“kami sedang pulang dari studio ,dan saya katakan”apa kita makan malam saja diluar sebelum pulang?”,kenang yoko.

John mengatakan,” jangan kita pulang saja soalnya aku mau melihat sean sebelum tidur”,sepertinya dia tidak yakin dan waswas kami bisa sampai ke rumah sebelu sean tidur.itu yang terakhir dia katakan,dia ingin lihat sean”.

Mobil limousine sewaan mereka kembali ke dakota pada pukul 22.50.limousine itu seharusnya berhenti di gerbang masuk ,namun pada saat itu berhenti di pinggir jalan.yoko keluar lebih dulu,diiringi john beberapa langkah dari belakang.


Ketika john melewati bagian bawah lengkungan gerbang masuk yang menghubungkan halaman dalam digedung dakota,sebuah suara terdengar sopan memanggilnya dari belakang,”Mr.Lennon!”.john membalikkan badannya.chapman tampak berdiri dalam jarak lima kaki.dia membidikkan pistol dengan kedua tangan kearah john.pistol chapman menyalak beberapa kali.

“Aku tertembak!”rintih lennon sambil terhuyung huyung.

Tembakan itu meninggalkan bercak—bercak darah sepanjang enam kaki.john roboh didepankantor penjaga pintu.

Chapman kemudian membuang pistolnya .penjaga pintu menyepak benda itu sejauh mungkin disaat yoko menopang kepala john pada tangannya.

“apakah kau menyadari apa yang kau lakukan?”tanya penjaga pintu kepada chapman.
“aku baru saja menembak john lennon,”jawab chapman tenang tapi linglung.

Dalam beberapa menit polisi berdatangan atas laporan penjaga pintu .chapman menunggu mereka sambil membaca novel klasik karangan J.D.Silinger,the catcther in the rye.


Dua orang polisi lalu menggeledah dan memborgol chapman.dua polisi lainnya memeriksa tubuh john.
“tubuhnya bermandikan darah,semuanya merah,”seru petugas bernama Anthony Palma.”orang ini sedang sekarat,lekas angkat!”.

John yang setengah sadar dan bermandikan darah lalu diangkat ke jok belakang mobil patroli polisi james moran.

“tahukah siapa anda?”tanya moran hendak menguji kesadaran lennon
Lennon mengerang lalu menganggukkan kepalanya.

Ketika moran melarikan john ke roosevelt hospital yang berjarak 15 blok,palma membuntuti bersama Yoko.

John lennon di umumkan meninggal dunia di kedatanganan di St.Luke’s-roosevelt hospital center.dinyatakan bahwa tak seorang pun yang dapat hidup lebih lama setelah mengalami peristiwa seperti itu.meskipun john tiba dirumah sakit tanpa detak jantung,tim dokter berusaha menyelamatkan nyawanya menggunakan berbagai prosedur medis.transfusi darah dan pemijatan jantung di usahakan untuk menyelamatkan jiwanya.

Disaat john lennon telah dinyatakan meninggal dunia di roosevelt hospital,bagaimana dengan chapman?setelah john di larikan ke rumah sakit,chapman langsung di tangkap oleh petugas dan di bawa kekantor polisi untuk interogasi,anehnya saat di suruh menuliskan namanya,chapman menuliskan “john lennon sebagai namanya.

Daftar Handphone Canggih

10 Daftar Handphone Tercanggih

Sebelumnya saya telah memposting tentang 5 laptop termahal,.kali ini adalah hape tercanggih,.

Fenomena Handphone memang tidak ada matinya,hp atau handphone sekarang sudah tidak menjadi bahan lanngkah,hampir setiap individu manusia memiliki benda karya teknologi manusia ini,.


Apakah hp yang anda punya sekarang sudah cukup canggih??
Pernahkah anda berfikit untuk memiliki hap sepur canggih..??
Coba Bandingkan denagn hp anda daftrr di bawah ini..

Berikut daftar Handpone super canggih,.

1.nokia 888 communicatorsrc
handphone dengan konsep futuristic yang menggunakan baterai liquid(cairan).
Hape tercanggih,hp tercanggih

2. nokia Aeon


3.Sky “Sleak & Slim”
handphone yg diproduksi oleh SKY memiliki touchpad yang bersinar dan “hidden-key”


4.Benq-Siemens “Snaked”
model “reptile” yang di desain khusus untuk wanita yg hobby berolahraga dengan teknologinya yang mudah mengikuti bentuk tubuh manusia.namun hampir sama dengan yang di atas


5.What u see is what u get concept
konsep ini tidak lagi menggunakan LCD seperti digital camera, tetapi menggunakan frame yang transparan sebagai kamera.


6.retroxis


7.Benq-Siemens “The Black Box”


8. Nec tag
memiliki konsep yang mirip dengan “the snaked”


9.triple watch


10.Asus Aura

50 top player of LIVERPOOL

Inilah daftar 50 pemain Liverpool terbaik sepanjang masa versi The Times:
50 Fernando Torres
49 Rob Jones
48 Peter Thompson
47 Jackie Balmer
46 Sami Hyypia
45 Matt Busby
44 Peter Beardsley
43 Elisha Scott
42 Jerzy Dudek
41 Bob Paisley
40 David Fairclough
39 Ray Clemence
38 Jan Molby
37 Phil Neal
36 Tommy Lawrence
35 Albert Stubbins
34 Chris Lawler
33 Steve McMahon
32 Steve Nicol
31 Sammy Lee
30 Gerry Byrne
29 Ronnie Whelan
28 John Toshack
27 John Aldridge
26 Dietmar Hamann
25 Steve Heighway
24 Mark Lawrenson
23 Joey Jones
22 Ray Kennedy
20 Ian Callaghan
19 Michael Owen
18 Jimmy Case
17 Emlyn Hughes
16 Phil Thompson
15 Alan Kennedy
14 Robbie Fowler
13 Ron Yeats
12 Ian St John
11 Ian Rush
10 Roger Hunt
9 Jamie Carragher
8 Billy Liddell
7 Alan Hansen
6 Kevin Keegan
5 Tommy Smith
4 Graeme Souness
3 John Barnes
2 Steven Gerrard
1 Kenny Dalglish

5 Legenda REDS !

INILAH 5 PEMAIN LEGENDARIS LIVERPOOL


1. Ian “The Saint” St. John

St John memainkan peran utama dalam keberhasilan Liverpool, tampil 40 kali dan mencetak 19 gol.

2.John Toshack

Selama waktu dengan Liverpool, Toshack mencetak 96 gol. Dia adalah bagian dari tim yang memenangkan Football League Championship pada tahun 1973, 1976, dan 1977, Piala FA pada tahun 1974, dan Piala UEFA pada tahun 1973 dan 1976.

3. Ron “the Colossus” Yeats

Yeats dibeli oleh Bill Shankly tahun 1957 dan langsung dipasang sebagai kapten Liverpool. 1964, Liverpool mengangkat Piala FA untuk pertama kalinya dan kapten Yeats adalah kapten Liverpool pertama yang mengangkat Piala FA.

4. Kevin Keegan

Pada tahun 1977, Keegan membawa Liverpool menuju "treble" dari juara Liga, Piala FA, dan Piala Eropa. Keegan tampil 323 dan mencetak 100 gol.

5. Kenny "the King" Dalglish

Bersama Liverpool dia behasil memenangkan tujuh gelar liga dan tiga Piala Eropa. Kenny Dalglish mencetak 118 dari 355 penampilannya bersama Liverpool.

10 pembalap yang tewas di lintasan

10 Scott Kalitta
NHRA

Scott Kalitta adalah Juara dua kali Fuel drag racing , dan pembalap pertama yang memenangkan 2 kategori yaitu Top Fuel dan Funny Car divisions. Dia adalah salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah balap drag Amerika.

Selama acara di Oldbridge Township Raceway Park di Englishtown, New Jersey, Scott dalam perlombaan kualifikasi ketika menjelang akhir balapan mesin meledak menjadi api yang berkobar-kobar.

parasut gagal untuk dibuka dan mobil berbelok melalui jebakan pasir sebelum menabrak dinding beton dengan kecepatan 483 km/jam.Dalam reaksi terhadap kematian Scott Kalitta's, NHRA menyingkat jarak perlombaan sampai 1000 kaki dan memperpanjang jarak jalur perlombaan dengan lokasi penonton dengan pasir yang juga diperdalam pada akhir trek.

Scott sebenarnya telah memenuhi syarat untuk lomba keesokan harinya, dan lawannya melajukan mobilnya dengan perlahan-lahan di jalur trek untuk penghormatan khidmat kepada pesaingnya yang telah almarhum.

9 Bruce McLaren
Formula One
Meskipun ia tidak pernah memenangkan Formula Satu, Pembalap dari Selandia Baru ini adalah sopir menakjubkan.Dalam 100 even di karirnya, McLaren menang empat kali dan selesai di podium sebanyak 27 kali, dan ia menjadi juara kedua dalam klasemen pada tahun 1960.

Ia mendirikan Bruce McLaren Motor Racing Ltd pada tahun 1963, tim yang masih ada hingga sekarang sebagai Tim McLaren.Pada tahun 1966, McLaren dan co-pilot Chris Amon memenangkan 24 Hours at Le Mans event, dan pada tahun 1969 driver McLaren menyapu bersih seri Can-Am, memenangkan 11 dari 11 race.

McLaren meninggal pada tahun 1970, ketika Can-Am mobilnya jatuh di Goodwood Circuit di Inggris, selama pengujian berjalan untuk bentu baru pada mobilnya.
McLaren Racing akan terus menikmati keberhasilan yang luar biasa di sirkuit Formula Satu, tapi tanpa kecakapan inovatif pendiri arwahnya, tim ini kemungkinan tidak akan berkembang menjadi pusat kekuatan yang dominan sekarang ini.

8 Roland Ratzenberger
Formula Satu
Dibayangi oleh kematian Ayrton Senna pada hari berikutnya, Roland Ratzenberger meninggal di Imola, tahun 1994. Ratzenberger mendefinisikan istilah “up-and-comer”, pada tahun 1994, ia menandatangani kontrak lima balapan dengan upstart Simtek racing, dan selesai di Sirkuit TI di Jepang.

Ratzenberger tewas selama menjalankan kualifikasi di Imola. Dia telah mengalami kerusakan mobil pada putaran sebelumnya dan berusaha untuk mengamankan posisi terakhir, ketika tekanan angin yang disebabkan oleh kecepatan yang tinggi merobek sayap mobil. Sayap meluncur di bawah mobil, yang gagal membuat sudut dan menabrak dinding pada kecepatan 313 km/jam.

pemakaman Ratzenberger dihadiri oleh Presiden Formula Satu Max Mosley, yang kemudian berkomentar bahwa "Roland telah dilupakan. Jadi aku pergi ke pemakaman karena orang lain telah pergi ke pemakaman Senna..” Saya pikir itu adalah hal penting bahwa orang datang ke pemakamannya. "

7. Joe Weatherly
NASCAR
Joe Weatherly dikenal pada masanya sebagai "Pangeran Badut di Arena Balap" karena tiga alasan: 1. Dia pernah melaju di arena mengenakan pakaian Peter Pan. 2. Dia dikenal karena suka bergurau dengan sesama driver. 3. Dia seringl keluar rumah untuk berpesta hingga larut malam dengan Curtis Turner, teman seprofesinya juga teman dekatnya.

Meskipun reputasinya sebagai badut, Weatherly adalah seorang sopir sukses dan berhasil, memenangkan 25 kejuaraan berturut-turut selama dua belas tahun karirnya di NASCAR .

Weatherly, juara sang bertahan , terbunuh pada tahun 1964, di Riverside International Raceway selama lomba kelima musim itu. Ia kemudian ditentukan bahwa, saat benturan dengan dinding pembatas, kepalanya keluar dari jendela sehingga pecah di tembok, membunuhnya seketika.
kematiannyaa mengarah pada pengembangan jaring jendela, yang sekarang telah umum digunakan di seri balap mobil di seluruh dunia. Dia adalah juara bertahan dalam sejarah NASCAR yang mati saat berlomba. Sebagai lelucon akhir, Riverside Speedway telah terukir pada nisan nya.

6. Eddie Sachs
Indianapolis Racing
Ia adalah pelaku dari kalimat "Jika Anda tidak bisa menang, jadilah spektakuler", Eddie Sachs telah memenangkan banyak balapan di berbagai tahap Motorsports Amerika, dan berlomba di balap Indianapolis 500 beberapa kali.

Sachs adalah pembalap lain yang dijuluki "Pangeran Badut sirkuit," sebagaimana ia dikenal karena berlomba sambil mengalungkan lemon di lehernya (untuk alasan yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri).

Sachs tewas setelah tabrkan dengan Dave MacDonald pada putaran kedua tahun 1964 di Indianapolis 500. mobil MacDonald yang oleng bertabrkan dan meledak lalu terbakar. Sachs, berikut driver lain, berusaha untuk menghindari mobil MacDonald , tapi terlambat, mobilnya menabrak mobil MacDobald menyebabkan ikut meledak.

Sachs meninggal setelah kecelakaan itu meskipun iamenderita sedikit luka bakar.Kecelakaan, yang terlihat di seluruh dunia, mengakhiri penggunaan bensin di Indianapolis 500, dan kini mereka telah menggunakan metanol sejak tahun 1965.

5 Mark Donohue
Formula One/NASCAR
"Kapten Nice" Mark Donohue mungkin paling dikenal karena Can-Am Championship 1973, di mana ia memenangkan semua lomba kecuali satu balapan selama musim itu dan memperoleh julukan “The Can-Am Killer”..

Sebelumnya, Donohue telah memenangkan Indianapolis 500 (1972), menang di Riverside di NASCAR dan bersaing untuk Penske Racing Formula Satu. Donohue juga juara pertama dari seri IROC sekarang sudah tidak ada lagi, yang mengadu 2 pembalap terbesar di dunia terhadap satu sama lain pada istilah yang sama untuk melihat siapa yang akan menang.

Donohue meninggal karena pendarahan setelah kecelakaan di Austria, di mana, selama pengujian, kegagalan ban membuatnya meluncur ke pagar pembatas, di mana kepalanya menghantam papan reklame.

Donohue dikenal untuk karena berhasil pada setting mobil ke atas dirinya sendiri dan mendorong mereka untuk batas mutlak, dan tak lama sebelum kematiannya ia membuat rekor kecepatan darat di Talladega Superspeedway Alabama.

4. Gilles Villenueve
Formula One
Gilles Villenueve adalah kebanggaan olahraga motor Kanada. Karirnya dimulai di Quebec, di mana ia mulai balap mobil salju sebelum pindah ke Formula Atlantik.

Ia memenangkan Kejuaraan Formula Atlantik tahun 1976 di Amerika Serikat dan Kanada , dan kemudian ditawari bergabung dengan McLaren pada tahun 1977. Ia melaju pada tahun 1978 untuk Ferrari, dan selama karir singkat ia memenangkan enam balapan dan menemapti urutan kedua dalam seri kejuaraan .

Pada tahun 1982, Villenueve melalaju dalam kualifikasi untuk Grand Prix Belgia di Zolder ketika ia menabrak mobil lain yang lebih lambat, membuatnya terpental ke udara pada kecepatan diperkirakan antara 193 dan 225 km/jam. Mobil itu terbanting ke dalam trek sementara

Villenueve setelah terpental keudara ditangkap pagar pembatas.
Ile Notre-Dame Montreal, sebuah sirkuit balap di Kanada, berubah nama menjadi Sirkuit Gilles Villenueve setelah kecelakaan itu, dan, bahkan hari ini, Giles tetap menjadi salah satu pembalap mobil yang paling populer dan mengagumkan dalam sejarah.

3. Dale Earnhardt
NASCAR
"The Intimidator" adalah salah satu tokoh yang paling kontroversial dalam sejarah NASCAR. Fans yang mencintainya mencintai bahwa ia akan melakukan apa saja untuk memenangkan perlombaan, dan pengkritik mencemoohnya karena alasan yang sama.

Earnhardt was undoubtedly one of the most successful NASCAR drivers ever, winning 76 races and seven championships during its most competitive and difficult era.Earnhardt tak diragukan lagi sebagai salah satu pembalap NASCAR paling sukses yang pernah ada, menang 76 balapan dan tujuh kejuaraan selama era yang paling kompetitif dan sulit.

Pada tahun 2000, pada usia 49, Dale Earnhardt mengatakan ia harus pensiun dengan saaat dia menempati posisi kedua , membuatnya menjadi favorit pada kejuaraan Piala Winston 2001.Tim yang dimiliki, Dale Earnhardt Inc, juga menghadirkan mobil ketiga, dengan Steve

Park dan Dale Earnhardt, Jr yang bergabung dengan pengemudi lama dan teman Michael Waltrip.Waltrip dan Earnhardt Junior memimpin Daytona 500 pada putaran akhir, dengan Earnhardt Sr di ketiga.

Ketika mobil mengitari sudut ketiga, mobil Earnhardt's disenggol bagian belakangnya dan sehingga oleng, sebelum tiba-tiba berbalik di atas trek lintasan dan membantingnya ke dinding pada kecepatan 257 km/jam.

Sesama sopir Kenny Schrader, yang telah menyenggol mobil Earnhardt saat ia menabrak dinding, segera keluar dari mobil untuk memeriksanya dan segera memberikan isyarat untuk mencari bantuan. Earnhardt dinyatakan meninggal hari itu, dan dinyatakan meninggal karena benturan dengan dinding dinding.

Banyak penggemar menandai kematian Earnhardt sebagai kematian terbesar dalam balap mobil NASCAR, sebagai olahraga balap mobil yang telah banyak melakukan perubahan sejak kematiannya.

Kini NASCAR telah membuat banyak perubahan demi Keselamatan pembalap karena tragedi itu. Kenangan Earnhardt masih sangat diingat,ia adalah salah satu bintang paling berkilau dalam NASCAR.

2. Ayrton Senna
Formula One


Sebuah jajak pendapat tahun 2009 dari 271 pembalap Formula One, anggota kru dan karyawan menunjuk Ayrton Senna sebagai pembalap F1 terbesar dalam sejarah.
Seorang Pembalap yang 3 kali menjuarai seri kejuaraan , Senna memenangkan Grand Prix
Monaco enam kali dan memegang rekor pole position dari tahun 1989 hingga 2006. Senna itu dikenal sebagai pesaing yang tangguh, dan terutama dikenal karena perseteruan dengan Alain Prost, pesaingnya dalam berduel untuk kejuaraan di musim 1988-1992.
 
 


Kejuaraan F1 1994 , Senna mulai perlombaan; meskipun menang dalam dua balapan , ia gagal untuk menyelesaikan balapan lain dan 20 poin tertinggal.

Dia memimpin di GP San Marino di Imola, di mana banyak pembalap berada di tepi setelah kematian pembalap pendatang baru Roland Ratzenberger, ketika mobilnya meninggalkan lintasan dan menabrak dinding penahan pada kecepatan 220 km/ jam.Tempat / kerangka roda penyok kebelakang menembus helm, menyebabkan pecah tulang tengkoraknya.

Di mobilnya, pekerja keamanan menemukan bendera Austria yang masih digulung, yang akan dikibarkan Senna untuk menghormati kematian Ratzenberger.

Pemerintah Brazil mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk bintang besar negara itu. Alain Prost, saingan terbesarnya, adalah salah satu pengusung jenazah untuk pemakaman, dan diperkirakan 3 juta rakyat Brasil berbaris di jalan-jalan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Di Jepang, kantor pusat Honda di Tokyo menerima begitu banyak karangan bunga membuat lobi kantor itu kewalahan, meskipun fakta bahwa Senna tidak lagi berlomba untuk tim McLaren-Honda .

1. Pierre Levegh, dan 83 Penonton
Le Mans



Pierre Levegh, seorang sopir pabrik untuk Mercedes-Benz, membayangi pemimpin perlombaan setelah dua jam melaju pada 24 Hours of Le Mans race 1955 di Le Mans. Sebuah mobil lebih lambat memblokir jalan dan, mobil yang memimpin lomba mampu menghindarinya,tapi itu membuat Levegh tidak ada waktu untuk bereaksi.

Dia bertabrakan dengan mobil lebih lambat, yang membuat jalur dibelakangnya seperti mengamuk, dan membuatnya terpental ke udara pada kecepatan hampir 150 mil per jam.Ia melejit ke udara dan menghantam gundukan tanah di sebelah kiri penonton.bagian mobil- termasuk gandar depan dan kap - terbang ke kerumunan. Tangki bahan bakar pecah dan mobil, dengan komponen yang banyak terbuat dari magnesium, meledak menjadi api, mengirimkan bara ke jalur lintasan dan juga ke banyak penonton.

Pada hari itu, 83 penonton tewas dan 120 lainnya luka-luka.Tragedi Le Mans 1955 telah digambarkan sebagai peristiwa tunggal yang hampir mematikan olahraga balap mobil itu sendiri. Mercedes-Benz menarik diri dari olahraga motor kompetitif sampai pertengahan 1980-an.

Pemerintah Jerman, Perancis, Swiss, Spanyol dan negara-negara lain langsung melarang balap mobil, sampai lintasan balap mempunyai standar keamanan yang lebih tinggi (Swiss masih memiliki larangan segala bentuk motorsport waktunya, sampai 2010).

Read more: http://darkofjoker.blogspot.com/2011/02/10-kecelakaan-paling-tragis-dalam-balap.html#ixzz1HFDc60Xo

About BEATLES

The Beatles adalah salah satu grup musik rock populer sekaligus paling berpengaruh di era modern. Beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, kebanyakan lagu mereka ditulis oleh Lennon dan McCartney. Popularitas mereka sedemikian tingginya di Britania Raya sehingga di tahun 1963 pers menelurkan istilah "Beatlemania". Mereka juga kemudian meraih sukses di Amerika Serikat dan seluruh dunia.
Dibentuk di Liverpool tahun 1959 dengan formasi awal John Lennon (Vokal, Gitar), Paul Mc Cartney (Vokal, Gitar), George Harrison (Vokal, Gitar), Stuart Sutcliffe (Bass) dan Pete Best (Drum). Namun tak lama kemudian Stuart Sutcliffe mengundurkan diri (hijrah ke Jerman dan menikahi Astrid Kircherr dan meninggal disana tahun 1962 akibat pendarahan di otak). Lalu pada tahun 1962 Pete Best hengkang dari The Beatles, dan posisinya digantikan oleh Richard Starkey alias Ringo Starr
Manager The Beatles, Brian Eipstein, pertama kali mengenal Beatles lewat banyaknya request pembeli piringan hitam di toko musiknya. Pertama kali Brian mencoba menawarkan Beatles kepada Decca Record, label besar perusahaan rekaman kala itu. Audisi bisa didapat, hanya saja manajemen Decca berpendapat bahwa kelompok musik gitar sudah lewat masa tenarnya. Kendati keempat pemuda menjadi patah arang, Brian akhirnya bisa mendapatkan audisi bagi mereka di satu label rekaman, Parlophone, yang sejatinya adalah perusahaan rekaman untuk siaran radio. George Martin, manajer Parlophone, setuju, dan dimulailah perekaman untuk album pertama The Beatles yang bertajuk "Please Please Me". Lagu Please Please Me dan Love Me Do merupakan andalan untuk album tersebut.

[sunting] Diskografi

PleasePleaseMe.jpg
Please Please Me (#1 UK)Platinum
Label: Parlophone PMC 1202 (Mono)/PCS 3042 (Stereo)
Terbit: 1963-03-22 (mono) dan 1963-04-26 (stereo)
Side one Side two
"I Saw Her Standing There"
"Misery"
"Anna (Go to Him)"
"Chains"
"Boys"
"Ask Me Why"
"Please Please Me"
"Love Me Do"
"P.S. I Love You"
"Baby It's You"
"Do You Want to Know a Secret"
"A Taste of Honey"
"There's a Place"
"Twist and Shout"

WiththeBeatles.jpg
With the Beatles (#1 UK)Gold
Label: Parlophone PMC 1206 (Mono)/PCS 3045 (Stereo)
Terbit: 1963-11-22
Side one Side two
"It Won't Be Long"
"All I've Got to Do"
"All My Loving"
"Don't Bother Me"
"Little Child"
"Till There Was You"
"Please Mr. Postman"
"Roll Over Beethoven"
"Hold Me Tight"
"You Really Got a Hold on Me"
"I Wanna Be Your Man"
"Devil in Her Heart"
"Not a Second Time"
"Money (That's What I Want)"

HardDayUK.jpg
A Hard Day's Night (#1 UK)4X Platinum
Label: Parlophone PMC 1230 (Mono)/PCS 3058 (Stereo)
Terbit: 1964-07-10
Side one Side two
"A Hard Day's Night"
"I Should Have Known Better"
"If I Fell"
"I'm Happy Just to Dance With You"
"And I Love Her"
"Tell Me Why"
"Can't Buy Me Love"
"Any Time at All"
"I'll Cry Instead"
"Things We Said Today"
"When I Get Home"
"You Can't Do That"
"I'll Be Back"

Beatlesforsale.jpg
Beatles for Sale (#1 UK)Platinum
Label: Parlophone PMC 1240 (Mono)/PCS 3062 (Stereo)
Terbit: 1964-12-04
Side one Side two
"No Reply"
"I'm a Loser"
"Baby's in Black"
"Rock and Roll Music"
"I'll Follow the Sun"
"Mr. Moonlight"
"Kansas City/Hey, Hey, Hey, Hey"
"Eight Days a Week"
"Words of Love"
"Honey Don't"
"Every Little Thing"
"I Don't Want to Spoil the Party"
"What You're Doing"
"Everybody's Trying to Be My Baby"

HelpUK.jpg
Help! (#1 UK)3X Platinum
Label: Parlophone PMC 1255 (Mono)/PCS 3071 (Stereo)
Terbit: 1965-08-06
Side one Side two
"Help!"
"The Night Before"
"You've Got to Hide Your Love Away"
"I Need You"
"Another Girl"
"You're Going to Lose That Girl"
"Ticket to Ride"
"Act Naturally"
"It's Only Love"
"You Like Me Too Much"
"Tell Me What You See"
"I've Just Seen a Face"
"Yesterday"
"Dizzy Miss Lizzy"

RubberSoulUK.jpg
Rubber Soul (#1 UK)6X Platinum
Label: Parlophone PMC 1267 (Mono)/PCS 3075 (Stereo)
Terbit: 1965-12-03
Side one Side two
"Drive My Car"
"Norwegian Wood (This Bird Has Flown)"
"You Won't See Me"
"Nowhere Man"
"Think for Yourself"
"The Word"
"Michelle"
"What Goes On"
"Girl"
"I'm Looking Through You"
"In My Life"
"Wait"
"If I Needed Someone"
"Run for Your Life"

Revolver.jpg
Revolver (#1 UK)5X Platinum
Label: Parlophone PMC 7009 (Mono)/PCS 7009 (Stereo)
Terbit: 1966-08-05
Side one Side two
"Taxman"
"Eleanor Rigby"
"I'm Only Sleeping"
"Love You To"
"Here, There and Everywhere"
"Yellow Submarine"
"She Said She Said"
"Good Day Sunshine"
"And Your Bird Can Sing"
"For No One"
"Dr. Robert"
"I Want to Tell You"
"Got to Get You Into My Life"
"Tomorrow Never Knows"

Pepper's.jpg
Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band (#1 UK)11X Platinum(Diamond)
Label: Parlophone PMC 7027 (Mono)/PCS 7027 (Stereo)
Terbit: 1967-06-01
Side one Side two
"Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band"
"With a Little Help From My Friends"
"Lucy in the Sky With Diamonds"
"Getting Better"
"Fixing a Hole"
"She's Leaving Home"
"Being for the Benefit of Mr. Kite!"
"Within You Without You"
"When I'm Sixty-Four"
"Lovely Rita"
"Good Morning Good Morning"
"Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band (Reprise)"
"A Day in the Life"

Whitealbum.jpg
The Beatles ("The White Album") (#1 UK)19X Platinum(Diamond)
Label: Apple/Parlophone PMC 7067-7068 (Mono)/PCS 7067-7068 (Stereo)
Terbit: 1968-11-22
Side one Side two Side three Side four
"Back in the USSR"
"Dear Prudence"
"Glass Onion"
"Ob-La-Di, Ob-La-Da"
"Wild Honey Pie"
"The Continuing Story of Bungalow Bill"
"While My Guitar Gently Weeps"
"Happiness Is a Warm Gun"
"Martha My Dear"
"I'm So Tired"
"Blackbird"
"Piggies"
"Rocky Raccoon"
"Don't Pass Me By"
"Why Don't We Do It in the Road?"
"I Will"
"Julia"
"Birthday"
"Yer Blues"
"Mother Nature's Son"
"Everybody's Got Something to Hide Except Me and My Monkey"
"Sexy Sadie"
"Helter Skelter"
"Long, Long, Long"
"Revolution 1"
"Honey Pie"
"Savoy Truffle"
"Cry Baby Cry"
"Revolution 9" (Instrumental)
"Good Night"

TheBeatlesYellowSubmarinealbumcover.jpg
Yellow Submarine (#3 UK)Platinum
Label: Apple/Parlophone PMC 7070 (Mono)/PCS 7070 (Stereo)
Terbit: 1969-01-17
Side one Side two
"Yellow Submarine"
"Only a Northern Song"
"All Together Now"
"Hey Bulldog"
"It's All Too Much"
"All You Need Is Love"
"Pepperland" (Instrumental)
"Sea of Time" (Instrumental)
"Sea of Holes" (Instrumental)
"Sea of Monsters" (Instrumental)
"March of the Meanies" (Instrumental)
"Pepperland Laid Waste" (Instrumental)
"Yellow Submarine in Pepperland" (Instrumental)

Beatles - Abbey Road.jpg
Abbey Road (#1 UK) 12X Platinum(Diamond)
Label: Apple/Parlophone PCS 7088 Albums in stereo only from this point on.
Terbit: 1969-09-26
Side one Side two
"Come Together"
"Something"
"Maxwell's Silver Hammer"
"Oh! Darling"
"Octopus's Garden"
"I Want You (She's So Heavy)"
"Here Comes the Sun"
"Because"
"You Never Give Me Your Money"
"Sun King"
"Mean Mr. Mustard"
"Polythene Pam"
"She Came in Through the Bathroom Window"
"Golden Slumbers"
"Carry That Weight"
"The End"
"Her Majesty"

LetItBe.jpg
Let It Be (#1 UK)4X Platinum
Label: Apple/Parlophone PXS 1 (Box Set)/PCS 7096 (Regular LP)
Terbit: 1970-05-08 (Box Set)
1970-11-06 (Regular LP)
Side one Side two
"Two of Us"
"Dig a Pony"
"Across the Universe"
"I Me Mine"
"Dig It"
"Let It Be"
"Maggie Mae"
"I've Got a Feeling"
"One After 909"
"The Long and Winding Road"
"For You Blue"
"Get Back"

Jumat, 11 Maret 2011

Liverpool 3-1 Manchester United

Liverpool delivered a huge blow to Manchester United’s title aspirations with a 3-1 victory over Sir Alex Ferguson’s side at Anfield.

Dirk Kuyt scored a hat-trick to give Kenny Dalglish's side a thoroughly deserved victory over their deadly rivals who, in truth, never looked like threatening their hosts.

The defeat leaves United three points clear of second placed Arsenal having played a game more and Ferguson will certainly be disappointed that his side were unable to capitalise on the Gunners' draw with Sunderland on Saturday afternoon, as they delivered a performance hardly befitting of their supposed superiority over their oldest foes.

The first half belonged to Dalglish's men and in particular Kuyt, securing a brace within five minutes. In truth he was the benificiary of the sublime and the ridiculous. His first came from a fantastic piece of individual play from Luis Suarez, with the Uruguayan slaloming inside the area to put the ball on the Dutchman's foot to break the deadlock. The second was to come from a terrible defensive header from Nani, who knocked the ball into the path of Kuyt to head home his second and put Liverpool firmly in the driving seat.

The second half was equally disappointing for Sir Alex Ferguson's side, who were lacking in almost every department. A few flickers of a comeback were soon extinguished as Kuyt secured his hat-trick, latching onto a rebounded save from Van der Sar who had looked to parry away a limp Luis Suarez free-kick. Javier Hernandez provided late consolation for the visitors but it will have offered cold comfort for United who have now suffered consecutive Premier League defeats for the first time since March 2009.

The match began amid a typically ferocious atmosphere and it was met with an admirable vigour on the pitch, most notably from the hosts who had a fine chance to secure a dream start in the opening two minutes, only for Luis Suarez's touch to let him down as he entered the box latching on to Raul Meireles' fine through-ball. It was an early signal of intent from the Uruguayan, who was matching up against an unfavoured central defensive partnership of Wes Brown and Chris Smalling.

It was an atmosphere intended to intimidate the league leaders and the opening exchanges indeed suggested that Ferguson's side were rattled, failing to sustain a period of possession in the opening ten minutes, stunted by the pressure imposed upon them by the hosts' midfield.

Liverpool's opening dominance failed to yield a chance to trouble Edwin Van der Sar but the hosts were comfortably the better side in the opening quarter of an hour. However, Dimitar Berbatov delivered an effort befitting of United's season and despite being second best, it was the visitors who nearly broke the deadlock. Collecting the ball just outside the Liverpool area, the Bulgarian swiped a half volley with typical languidity only to see it bounce off the outside of the post. Reina was certainly beaten and it was a wake-up call for the hosts.

The best effort of the match was soon followed by the best chance as Raul Meireles benefitted from a glorious cross-field ball from Suarez to knock into an advancing Dirk Kuyt, only for the Dutchman to just miss out from what was an admittedly heavy-footed ball from the former Porto man who has impressed so often this season.


Kuyt flying | Dirk hat-trick wins it for Reds

It had been a superb, if a little ineffective opening quarter from Kenny Dalglish's side, and the clash was slowly showing a reversal in fortunes for both sides with Fabio Aurelio forced off through injury to be replaced by Soritis Kyrgiakos. For United, Dimitar Berbatov was proving the most prevalent thorn in Liverpool's collective side. The Bulgarian, who has been overlooked in favour of Javier Hernandez in recent weeks, was proving himself a worthy outlet for Sir Alex Ferguson's team.

It was looking ever more likely that it would take a moment of true quality for either side to break the deadlock and on the 33rd minute, it was provided by Suarez. The Uruguayan, collecting the ball in the box, somehow broke free from his markers, turning on a six pence and sliding the ball through to a grateful Dirk Kuyt to give the hosts a deserved lead from a yard out. It paid testament to Liverpool's endeavour and Manchester United, who were vocal in their calls for offside, had no cause for complaint.

A second for the hosts came only five minutes later and it was a case of going from the sublime to ridiculous. The move once again began with Luis Suarez, who, from the right hand channel, delivered a harmless ball into the box only for Nani, one of United's best performers so far this season, to head the ball back into the danger area and directly on to the head of Kuyt who nodded home with consummate ease. The task was looking increasingly perilous for Sir Alex Ferguson with half-time approaching.

If United didn't think that it could get any worse, injury was to be added to insult on the stroke of half time as Nani, felled by an awful challenge by Jamie Carragher, was taken off on a stretcher. The Reds defender protested his innocence as he was shown a yellow card but in truth, he was lucky not to have been dismissed.

As was Rafael only a minute later as the Brazilian cut through his compatriot Lucas with a rash lunge. He also received a yellow as the half ended amidst a melee involving nearly every player on the pitch. The scenes were indeed ugly but they held the promise of an enthralling second period.

It was clear that urgency was required for the visitors but the first chance of the second half fell to Liverpool as Suarez, who had been unplayable at times in the first , weaved his way through United's defenders once again and nearly chipped Meireles in for a third. Sir Alex Ferguson's side held on but they would be largely thankful for some brave goalkeeping from Edwin Van der Sar.
Things certainly weren't clicking for the league leaders.

United were certainly showing signs of improvement, most probably with the hairdryer treatment of Ferguson still ringing in their ears as Rooney, who had been a peripheral figure throughout, made space down the left and lashed a superb ball into Ryan Giggs only for the Welshman to smash the bouncing ball over the bar as the hour mark neared.

The swagger of the hosts, so evident in the first 45 minutes, had diminished somewhat and it was from this hesitancy that United so nearly clawed one back, with Martin Skrtel nervously hoofing the ball out for a corner. From that, the ball fell to Berbatov only a couple of yards out but the Bulgarian was unable to breach the excellent Meireles who chested the ball off the line from the striker's header.

For all of United's tentative improvements, a goal was not to come and it was Kuyt once again to all but settle the match, latching on to a Van der Sar save from a poor Luis Suarez free-kick. It wasn't a hat-trick of great skill but its significance to the fans was evident as they piled down to the front of the Kop to congratulate the Dutchman.

The atmosphere was nearing party territory at Anfield as the game entered its final 15 minutes and the noise became deafening on the introduction of record £35 million signing Andy Carroll, as the former Newcastle man came on to replace the superb Raul Meireles.

Ferguson made moves to find a way back into the tie, with Darren Fletcher and John O'Shea entering the fray but it was a case of too little too late and it was an alarming indictment of the league leaders' resources that they failed to offer any real threat from the bench.

It nearly got worse still for United as Luis Suarez, whose performance certainly deserved a goal, broke down the right-hand side at will but failed at the final hurdle, slicing his effort high and wide into a still jubilant Kop.

Consolation was to come for United as Hernandez, who had been his usual energetic self since replacing Nani, latched onto a late header. There was no time for celebration however as the game was very much up for the visitors.

The voracity with which You'll Never Walk Alone was belted out paid testament to what was a sublime Liverpool performance. United may still be top dogs in the Premier League on paper but after two consecutive defeats, Sir Alex Ferguson's charges are look ever more the wounded animal as the title race reaches its most pivotal point.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More